Thursday, June 6, 2013

MENANGIS KERANA TAKUT ALLAH SWT




hikayat:  Didalam golongan bani Israel ada seorang lelaki abid yg menanggung keluarga yang ramai. .Dia ditimpa kecelakan yang menylitkan dia mencari pendapatannya sehingga tidak mampu berbuat apa-apa. Dia memerintahkan isteriya agar mencari sesuatu untuk menanggung keluarganya. Kemudian perempuan itu atang ke rumah seorang kaya an meminta sedikit makanan untuk keluarganya. Orang kaya itu berkata: "Baiklah. Tapi serahkan dirimu untukku barang sebentar." Perempuan itu terdiam dasn segera pulang ke rumahnya. Apabila melihat anak-anaknya merengek-rengek, "Ibua, kami akan mati kelaparan. Berilah kami makanan." Hatinya tidak tertahan. Dia kembali lagi ke rumah orang kaya tadi dan dia ceritakan perihal keluarganya. Lalu orang kaya itu bertanya: "Apakah engkau bersetuju dengan permintaanku?" Perempuan itu mengangguk.

      Namun ketika beraa alam bilik yang sunyi itu, tubuh perempuan itu menggeletar seolah-olah seluruh anggota badannya hendak terlepas. Maka orang kaya itu bertanya: "Mengapakah engkau melakukan demikian?" perempuan itu menjwab: "Sebenarnya aku takut kepada Allah." Kemudian orang kaya berkata: "Engkau lebih takut kepada Allah bersama kefakiranmu. Mka semestinya aku lebih takut daripada engkau."  Segera dia menghentikan keinginannya terhadap perempuan itu. Diberikan apa yang diminta oleh perempuan itu. Dan perempuan itu pulang membawa nikmat yang melimpah, sehingga keluarganya menjadi senang. Kemudian Allah memberi wahyu kepada Nabi Musa as: "Katakanlah kepada fulan bin fulan. Aku telah mengampuni dosanya." Lalu nabi Musa atang kepada orang kaya tersebut seraya berkata, "Barangkali engkau telah berbuat suatu kebaikan antara engkau dengan Allah." lalu orang kaya itu menceritakan apa yang telah berlaku dan Nabi Musa berkata: "Sesungguhnya Allah telah mengampuni dosa-dosamu..." Demikianlah tersebut dalam kitab 'Majma'ul Lathaif'

          Dirawikan daripada baginda Nabi Muhammad s.a.w baginda bersabda:

          " Sesungguhnya Allah telah berkata: "Aku tidak mengumpulkan pada hamba-Ku dua ketakutan dan dua keamanan. Barangsiapa taku kepada-Ku di dunia, aku amankan di akhirat. Dan barangsiapa (merasa) aman dari-Ku di dunia, aku takutkan dia di akhirat."

(petikan dari buku PENENANG JIWA, PENGUBATAN & RAWATAN  terjemahan Mukasyafah Al Qulub)

No comments:

Post a Comment