Sunday, June 2, 2013

KESELAMATAN MUSA DARI FIR'AUN


" Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, 'Pergilah pada malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), karena sesungguhnya kamu sekelian akan disusuli. Kemudian Fir'aun orang yang mengumpulkan (tenteranya) ke kota-kota. (Fir'aun berkata), 'Sesungguhnya mereka (Bani Israil) benar-benar golongan kecil dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga.'

Maka, kami keluarkan Fir'aun dan kaumnya dari taman-taman daan mata air dan (dari) perbendaharaan dan kedudukna yang mulia, demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani israil. Maka, Fir'aun dan bala tenteranya menyusuli mereka pada waktu matahari terbit. Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, "Sesungguhnya kita benar-benar aakan tersusul." (QS Asy-Syu'ara', 26: 52-61)

Dalam keadaan Bani Israil merasa terjebak dan orang-orang Fir'aun mengira bahawa mereka akan segera menangkap Bani Israil, Musa berkata, tanpa pernah kehilangan kepercayaan akan pertolongan Allah.

Dia (Musa) menjawab, " Sekali-kali tidak akan (tersusul); sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku." (QS Asy-Syu'ara', 26:62)

Pada saat itu Allah menyelamatkan Musa dan Bani Israil dengan terbelahnya lautan. Firaun dan orang-orangnya tenggelam di dalam air yang menutup di atas kepala mereka setelah Bani Israil menyeberang dengan selamat (QS Asy-Syu'ara', 26: 63-68)

Tongkat Musa memiliki mukjizat. Allah mengubahnya menjadi ular dalam penyampaian wahyu yang pertama kepadanya, kemudian tongkat ini pula yang berubah menjadi ular yang menelan ular-ular jadi-jadian dari ahli sihir Fir'aun. Sekarang Musa membelah lautan dengan tongkat yang sama.

Inilah mukjizat terbesar yang diberikan kepada Nabi Musa .(Harun Yahya, Jejak Bangsa-Bangsa Terdahulu, 2007)

No comments:

Post a Comment